Sabtu, 27 November 2010

INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT (TUGAS)

INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT
1.       PERTUMBUHAN INDIVIDU
A.      Pengertian Individu
Individu berasal dari kata latin individum artinya yang tak terbagi. Jadi, merupakan suatu sebutan yang dapat dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang  tak dapat dibagi, melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. Individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya, melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya.
B.      Pengertian Pertumbuhan
Pertumbuhan itu adalah suatu perubahan yang menuju kearah yang lebih maju dan lebih dewasa. Perubahan ini pada lazimnya disebut dengan istilah proses. Menurut para ahli yang menganut aliranasosiasi berpendapat, bahwa pertumbuhanpada asarnya adalah proses asosiasi. Pada proses asosiasi yang primer adalah bagian-bagian. Bagian-bagian yang ada lebih dahulu, sedang keseluruhan ada pada kemudian. Bagian-bagian ini terikat satu sama lain menjadi keseluruhan oleh asosiasi.
C.      Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
a.       Pendirian nativistik
b.      Pendirian empiristik dan environmentalistik
c.       Pendirian konvergensi dan interaksionisme
d.      Tahap pertumbuhan individu berdasar psikologi
a.       Masa vital
b.      Masa estetik
c.       Masa intelektual (masa keserasian bersekolah )
d.       Masa remaja
1.       Masa pra remaja
2.       Masa remaja
3.       Masa usia mahasiswa
2.       FUNGSI-FUNGSI KELUARGA
Keluarga adalah unit/satuan masyarakat yang terkecil yang sekaligus merupakan suatu kelompok kecil dalam masyarakat. Kelompok ini, dalam dalam hubungannya dengan perkembangan individu, sering dikenal dengan sebutan primary grup. Kelompok inilah yang melahirkan individu dengan berbagai macam bentuk kepribadiannya dalam masyarakat.
A.      Pengertian fungsi keluarga
Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan-pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan di dalamatau oleh keluarga itu.
B.      Macam-macam fungsi keluarga
Pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh keluarga itu dapat digolongkan/dirinci kedalam beberapa fungsi, yaitu :
a.       Fungsi biologis
b.      Fungsi pemeliharaan
c.       Fungsi ekonomi
d.      Fungsi keagamaan
e.      Fungsi sosial
3.       INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT
1.       Pengertian individu
Individu berasal dari kata latin individum artinya yang tak terbagi. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Kata individu bukan berarti manusi sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan, demikian pendapat Dr. A. Lysen .
2.       Pengertian keluarga
Menurut Sigmund Freud keluarga itu terbentuk karena adanya perkawinan pria dan wanita.
3.       Pengertian Masyarakat
Drs. JBAF Maylor Polak menyebut masyarakat (Society) adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri atas banyak sekali kolektiva-kolektivaserta kelompok dan tiap-tiap kelompok terdiri atas kelompok-kelompok lebih baik atau subkelompok.
Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya. Dalam pertumbuhan dan perkembangan suatu masyarakat, dapat digolongkan menjadi masyarakat sederhana dan maju (masyarakat modern). Dalam lingkungan masyarakat maju, dapat dibedakan sebagai kelompok masyarakat non industri dan masyarakat industri. Masyarakat industri digolongkan menjadi kelompok primer dan kelompok sekunder.
4.       HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT
A.      Makna individu
Manusia adalah makhluk individu. Makhluk individu berarti makhluk yang tidak dapat dibagi-bagi, tidak dapat dipisah-pisahkan antara jiwa dan raganya. Para psikologi modern menegaskan bahwa manusia itu merupakan suatu kesatuan jiwa raga yang kegiatannya sebagai keseluruhan, sebagai kesatuan. Kegiatan manusia sehari-hari merupakan kegiatan keseluruhan jiwa raganya. Bukan hanya kegiatan alat-alat tubuh saja , atau bukan hanya aktifitas dari kemampuan-kemampuan jiwa satu persatu terlepas daripda yang lain.
B.      Makna keluarga
Keluarga adalah kelompok primer yang paling penting di dalam masyarakat. Keluarga merupakan sebuah grup yang terbentuk dari perhubungan laki-laki dan wanita, perhubungan mana sedikit banyak berlangsung lama untuk menciptakan dan membesarkan anak-anak.
Sifat yang terpenting dalam keluarga :
1.       Hubungan suami isteri
2.       Bentuk perkawinan di mana suami isteri itu diadakan dan dipelihara
3.       Susunan nama-nama dan istilah-istilah termasuk cara menghitung keturunan
4.       Milik atau harta benda keluarga
5.       Pada umumnya keluarga itu tempat bersama/rumah bersama
C.      Makna masyarakat
Dalam arti yang luas masyarakat dimaksud keseluruhan hubungan-hubungan dalam hidup bersama tidak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan sebagainya.atau dengan kata lain : kebulatan dari semua perhubungan dalam hidup bermasyarakat. Dalam arti sempit masyarakat dimaksud sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-aspek tertentu, misalnya territorial, bangsa, golongan dan sebagainya.

Sumber :
Buku MKDU Ilmu Sosial Dasar (penerbit Gunadarma )

PENDUDUK, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN (TUGAS)


PENDUDUK, MASYARAKAT DAN KEBUDAYAAN

PENDUDUK
Meliputi pengertian : urbanisasi, reurbanisasi, emigrasi, imigrasi, remigrasi, transmigrasi.
Semua orang yang mendiami wilayah Indonesia disebut penduduk Indonesia. Berdasarkan sensus penduduk yang diadakan setiap 10 tahun sekali, diperoleh data jumlah penduduk Indonesia sebagai berikut :
a.Tahun         1961  =          97,1   jutajiwa
b.Tahun
        1971  =          119,2             jutajiwa
c.Tahun        
 1980  =          147,5             jutajiwa
d.Tahun       
 1990 =          179.321.641           jutajiwa
e.Tahun
         2004 =          238.452        juta jiwa
Sensus penduduk (cacah jiwa) adalah pengumpulan, pengolahan, penyajian dan penyebarluasan data kependudukan. Jumlah pendudukditentukan oleh :
a. Angka kelahiran;
b. Angka kematian;
c. Perpindahan penduduk, yang meliputi :
1. Urbanisasi, yaitu perpindahan penduduk dari desa ke kota.
2. Reurbanisasi, yaitu perpindahan penduduk kembali ke desa.
3. Emgrasi, yaitu perpindahan penduduk ke luar negeri.
4. Imigrasi, yaitu perpindahian penduduk dari luar negeri ke dalamnegeri.
5. Remigrasi, yaitu perpindahan penduduk kembali ke negara asal.
6. Transmigrasi, yaitu perpindahan penduduk dari satu pulau kepulau lain dalam satu negara.
Untuk mengatasi kepadatan penduduk, pemerintah menggalakkan program transmigrasi. Adapun jenis-jenis transmigrasi yang ada adalah :
1. Transmigrasi umum, yaitu transmigrasi yang biayanya ditanggung pemerintah ditujukan untuk penduduk yang memenuhi syarat.
2. Transmigrasi spontan/swakarsa, yaitu transmigrasi yang seluruh pembiayaannya ditanggung sendiri. Pemerintah hanya menyediakan lahan pertanian dan rumah.
3. Transmigrasi lokal, yaitu transmigrasi yang dilakukan dalam satu wilayah provinsi.
4. Transmigrasi khusus/sektoral, yaitu transmigrasi yang dilakukan karena penduduk terkena bencana alam.
5. Transmigrasi bedol desa, yaitu transmigrasi yang dilakukan oleh seluruh penduduk desa berikut pejabat-pejabat pemerintahan desa.
Untuk mengatur kelahiran penduduk, pemerintah menggalakkan program Keluarga Berencana dalam rangka mencapai Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS). Program KB juga mengarah pada catur warga, yaitu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan dua orang anak. Ternyata program KB di Indonesia berhasil sangat baik dan bahkan dijadikan contoh oleh banyak negara untuk mengatasi masalah kependudukan

MASYARAKAT
Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani, sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Dengan kesamaan-kesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi sesama mereka berdasarkan kemaslahatan.
Masyarakat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian. Pakar ilmu sosial mengidentifikasikan ada: masyarakat pemburu, masyarakat pastoral nomadis, masyarakat bercocoktanam, dan masyarakat agrikultural intensif, yang juga disebut masyarakat peradaban. Sebagian pakar menganggap masyarakat industri dan pasca-industri sebagai kelompok masyarakat yang terpisah dari masyarakat agrikultural tradisional.
Masyarakat dapat pula diorganisasikan berdasarkan struktur politiknya: berdasarkan urutan kompleksitas dan besar, terdapat masyarakat band, suku, chiefdom, dan masyarakat negara.
Kata society berasal dari bahasa latin, societas, yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. Societas diturunkan dari kata socius yang berarti teman, sehingga arti society berhubungan erat dengan kata sosial. Secara implisit, kata society mengandung makna bahwa setiap anggotanya mempunyai perhatian dan kepentingan yang sama dalam mencapai tujuan bersama.

KEBUDAYAAN
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam" d Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina. Citra budaya yang brsifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.
Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
           

Sumber :

Jumat, 05 November 2010

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN STUDENTSITE BESERTA FITUR-FITURNYA


Kelebihan dan kekurangan studentsite beserta fitur-fiturnya :
Web server yang sangat berguna bagi seluruh mahasiswa/mahasiswi universitas gunadarma,karena segala jenis kalender akademik, info-info perkuliahan, tugas dan nilai-nilai tercantum di studentsite. Dan didalam studentsite juga terdapat info-info tentang seminar dan kegiatan lainnya yang bersangkutan dengan perkuliah.
Kelebihan dari studentsite           :
Terdapat info-info yang penting dalam perkuliahan, Dapat melihat nilai-nilai dengan mudah, Terdapat info-info yang update, Data hanya bisa dibuka oleh pemiik nama user tersebut, Bisa menyimpan data dengan aman, dan Bisa melihat jadwal perkuliahan
Kekurangan dari studentsite :
Jika koneksi terputus studentsite susah untuk dibuka
Fitur-fitur yang bermanfaat didalam studentsite :
Calender  : fitur ini memungkinkan mahasiswa mengatur jadwal hariannya seperti agenda. Dengan demikian, tidak ada kegiatan yg terlewatkan.
File manager : mahasiswa dapat menyimpan dan mengelola file-file yang dimilikinya.
Addressbook  : dapat dimanfaatkan untuk mengelola alamat-alamat email dari mahasiswa.
Forum : mahasiswa dapat bertukar pikiran di fitur ini.



BANJIR DI JAKARTA DAN SOLUSINYA



BANJIR DI JAKARTA DAN SOLUSINYA

Banjir yang melanda Jakarta umumnya disebabkan oleh banjir kiriman dari Bogor atau hujan lokal yang sangat deras dengan waktu lama antara 1-3 hari. Ada pun banjir karena pasang laut boleh dikata agak jarang dan hanya melanda kawasan tertentu di pesisir (Jakarta Utara seperti Rawa Buaya) jika ada tanggul yang jebol. Boleh di kata kawasan banjir Cawang, Kampung Melayu, bahkan jalan tol Cengkareng terlepas dari banjir pasang laut karena posisinya yang lebih tinggi dari permukaan laut.
Banjir karena pasang laut hanya bisa dihindari dengan pengadaan tanggul yang kuat dan menyeluruh tanpa celah sedikit pun bagi air laut masuk ke darat. Meliputi pesisir pantai dan juga pinggiran sungai yang posisinya masih di bawah permukaan laut.

Kali Ciliwung di Jatinegara Barat airnya meluap hingga hampir ke lantai rumah penduduk.

Dua minggu setelah banjir di Jatinegara air Ciliwung masih tinggi sementara di Matraman dasar sungai terlihat karena pintu air di Manggarai tertutup
Ada pun banjir karena hujan, jika aliran sungai mengalir lancar dan drainase (kanal buatan) mengalir dengan baik hingga ke laut bisa dicegah. Tapi ini artinya air tawar yang berharga sia-sia terbuang ke laut. Akan lebih baik lagi pemerintah memperdalam sungai, membuat bendungan atau mengambil alih situ/danau yang ada untuk menampung kelebihan air hujan tersebut.

Kali Ciliwung setelah pintu Air Manggarai di jalan Matraman-Proklamasi dasar sungainya terlihat
Banjir pada tanggal 1 Februari 2008 yang menggenangi jalan Jenderal Thamrin hingga 1 meter sebenarnya menunjukkan adanya perbaikan kelancaran aliran air dibanding banjir pada bulan Februari 2007 yang menenggelamkan daerah Cawang dan Kampung Melayu antara 3-4 meter. Kenapa? Karena Cawang dan Kampung Melayu posisinya berada di hulu atau lebih tinggi ketimbang jalan Thamrin.

Banjir di jalan Otista Raya Kampung Melayu sejauh hampir 1 km pada Februari 2007
Pada Februari 2007, wilayah hulu ini tenggelam sementara jalan Thamrin kering karena pintu air Manggarai baik yang menuju Banjir Kanal Barat mau pun ke masjid Istiqlal ditutup. Baru setelah Sutiyoso dan Jubir Presiden ribut masalah pembukaan pintu Air Manggarai dan pintunya dibuka, maka banjir di Cawang dan Kampung Melayu surut, sementara Monas dan Istana Negara tenggelam hingga 1 meter. Dua foto yang saya muat di mana Kali Ciliwung di Jatinegara yang merupakan hulu airnya begitu dalam sementara Kali Ciliwung di Matraman yang merupakan hilir justru lebih dangkal hingga dasarnya kelihatan menunjukkan tidak lancarnya pengaturan air di Pintu Air Manggarai.
Pada banjir 2008 ini pintu Air Manggarai yang menuju Banjir Kanal Barat yang melintasi Jalan Sudirman dibuka, sehingga Jalan Thamrin dan Sudirman tergenang air hingga 1 meter. Sebaliknya, wilayah Cawang dan Kampung Melayu sama sekali tidak banjir (kecuali Kampung Pulo yang posisinya sangat rendah). Meski pintu Air Manggarai yang menjurus ke kali Ciliwung (ke Matraman, Istiqlal, dan seterusnya) tidak dibuka, namun ini menunjukkan sedikit perbaikan pada pengaturan pintu air. Padahal kalau dibuka, meski banjir meluas, namun tingginya tentu akan jauh berkurang karena lebih merata.
Penyebab banjir di Cengkareng, terutama pada kilometer 24 dan 25 disebabkan karena aliran air banjir tertahan di tanggul Perumahan Pantai Indah Kapuk. Sementara waduk yang ada tidak cukup luas dan tertutup sehingga tidak mampu menampung air banjir. Padahal jika bisa disalurkan ke drainase Cengkareng, air banjir bisa dialirkan ke laut.
Jika kita amati topografi Jakarta yang secara sederhana digambarkan di sini, umumnya banjir terjadi karena adanya tanggul/bendungan yang menahan aliran air sehingga tidak mengalir ke laut dan menggenang jadi banjir. Di antaranya Pintu Air Manggarai yang menahan air Kali Ciliwung sehingga air menggenangi wilayah Kalibata, Cawang, dan Kampung Melayu. Di utara ada Tanggul Pantai Indah Kapuk yang menahan air banjir dari jalan Tol Cengkareng di kilometer 24 dan 25.
Menggusur perumahan Pantai Indah Kapuk tentu sangat sulit. Namun pemerintah bisa memperbaiki sistem drainase dengan memperdalam waduk yang ada dan mengalirkannya ke kanal yang ada di sekitarnya.
Saat ini pemerintah memperdalam sungai yang ada hanya menggunakan kendaraan darat Excavator. Padahal kendaraan ini selain tidak praktis karena tidak semua pinggiran sungai dapat dilalui juga daya angkutnya kecil.

Sudah saatnya pemerintah membeli kapal keruk ringan untuk memperdalam sungai-sungai yang ada di Jakarta dengan kedalaman minimal 7 meter. Jika sungai cukup dalam dan lebar, maka volume sungai akan berlipat hingga 3 kali lipat sehingga luas/tinggi genang banjir bisa dikurangi.
Foto yang diambil di Matraman disamping Radio SBY menunjukkan Kali Ciliwung yang begitu dangkal airnya sehingga dasar sungai terlihat hingga separuhnya. Dalamnya kurang dari 1 meter dari permukaan tanah sehingga tidak mampu menampung luapan banjir. Pemerintah harus mengeruk dasar kali Ciliwung dari muara hingga ke hulu secara bertahap dengan memakai kapal keruk.
Jika satu Kapal Keruk harganya sekitar Rp 5 milyar dan untuk mengeruk sungai-sungai di Jakarta butuh 5 kapal keruk, maka hanya dibutuhkan biaya sekitar Rp 25 milyar untuk pengadaan Kapal Keruk dan total Rp 50-100 milyar untuk seluruh biaya operasionalnya.
Lebih baik menormalisasi sungai-sungai dan kanal yang ada dengan memelihara agar lebar dan kedalamannya tetap terjaga ketimbang menghamburkan trilyunan rupiah untuk pembangunan Banjir Kanal Timur yang tidak diikuti dengan pemeliharaan sehingga akhirnya menjadi dangkal dan tidak berguna.
Ini jauh lebih murah ketimbang membuat Banjir Kanal Timur yang selain biayanya trilyunan rupiah juga mubazir jika pengaturan pintu airnya seperti sekarang atau kanalnya dangkal lagi jika tidak pernah dikeruk.

Kedepan juga perlu diperhatikan untuk memperluas daerah resapan air. Bukan hanya membuat sumur resapan atau mengganti halaman semen dengan paving block, tapi juga mempertimbangkan penggunaan rumah panggung di wilayah ibu kota. Ketika kecil di Kalimantan Selatan, saya biasa tinggal di rumah panggung. Di bawah rumah ada lumpur. Jika kita lempar pancing ke bawah rumah, kita bisa mendapat ikan. Rumah panggung seperti ini bisa memperluas daerah resapan air. Saya lihat di wilayah Jakarta Selatan ada juga rumah besar yang memakai sistem rumah panggung di mana ikan-ikan bisa hidup di bawahnya.
Ada yang mengusulkan agar Pemda DKI mengambil-alih situ/danau yang tersisa seperti yang ada di daerah Cibubur dan sekitarnya sehingga bisa diperdalam dan diperluas. Danau ini bisa jadi tempat peternakan ikan, pemancingan, wisata perahu dayung dan memancing, serta restoran ikan dengan sistem rumah panggung.
Ada bagusnya jika di beberapa tempat seperti Depok atau daerah langganan banjir yang terparah seperti Kampung Pulo dibuat bendungan yang besar untuk menampung air sekaligus pembangkit tenaga listrik sehingga bukan hanya mencegah banjir, tapi juga memberi energi listrik bertenaga air. Tentu pemerintah harus menyediakan rumah susun (misalnya Rusun Cawang) dan GANTI UNTUNG yang layak bagi penduduk yang digusur.


KEMACETAN JAKARTA



KEMACETAN JAKARTA











KEMACETAN JAKARTA

Kemacetan Jakarta sudah biasa terjadi karena tidak adanya pembatasan pembelian kendaraan. Baik roda empat maupun roda dua. Kemacetan dapat terjadi kapan saja malam hari maupun siang hari. Terutama di setiap jam kerja dan jam sekolah. Dijalan tolpun sering terjadi kemacetan.
Jakarta merupakan kota terbesar di Indonesia, berdasarkan catatan resmi catatan sipil, tahun 2007, jumlah penduduk Jakarta adalah 7.706.392 jiwa, sedangkan berdasarkan perkiraan, pada siang hari, penduduk Jakarta bisa mencapai 12 juta jiwa. Mobilitas penduduk Jakarta yang sangat cepat dan massal ini membutuhkan dukungan infrastuktur transportasi yang modern dan massal pula. pengertian modern dan massal di sini adalah sebuah system transfortasi yang cepat, aman, efisien, dan berkapasitas menampung banyak orang. 
Persoalan Transportasi di Jakarta
Konfigurasi dari persoalan pokok transportasi di Jakarta adalah kapasitas jalan tidak sebanding dengan jumlah kendaraan (pribadi dan umum) yang menggunakannya. jumlah kendaraan yang beroperasi di jalan-jalan Jakarta untuk tahun 2007 dihitung sebanyak 7.773.957 yang terdiri dari; kendaraan sepeda motor 5.136.619 unit, mobil sebanyak 1.816.702 unit, kendaraan bus berjumlah 316.896, dan 503.740 untuk jenis kendaraan lainnya. Dari total tersebut, kendaraan umum hanya berjumlah 2% dari seluruh kendaraan dijakarta. Rasio perbandingan kendaraan pribadi dan kendaraan umum adalah 98% berbading 2%, sebuah perbandingan dari volume penggunaan jalan yang didominasi kendaraan pribadi. Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bambang Susantono, mengacu pada kajian Study on Integrated Transportation Master Plan for Jabodetabek (SITRAMP 2004), menyebutkan kerugian akibat kemacetan lalu-lintas di DKI Jakarta mencapai Rp 8,3 triliun.
Solusi Kemacetan: Sistem Transportasi
Untuk mengatasi kemacetan di Jakarta, sekaligus untuk menyiapkan sebuah sistem transportasi modern dan massal, tidak akan mungkin berhasil, jika jumlah kendaraan pribadi tidak dikurangi. Pemerintah bisa mengurangi kendaraan pribadi (sekaligus mengurangi emisi dan menghemat BBM) dengan jalan; pertama menaikkan pajak impor kendaraan mewah hingga 200%. Selain itu, pemerintah perlu untuk mempertimbangkan pajak progressif kepada orang-orang kaya dijakarta, sebagai solusi pembiayaan untuk pembangunan sistem transportasi. Pihak kepolisian juga harus aktif memburu dan membongkar sindikat penyelundupan mobil mewah dari luar negeri. Kedua Jalan yang lain untuk mengurangi jumlah kendaraan pribadi adalah pembatasan premium/BBM bagi jenis kendaraan pribadi di SPBU-SPBU. Ketiga membatasi penggunaan kendaraan plat merah diluar jam dinas/kantor, serta kewajiban kendaraan pribadi untuk jadi transportasi umum (seperti di Cuba).
Penggunaan sistem busway, selamanya tidak akan menjadi efektif, jika pemerintah tidak berani mengurangi porsi kendaraan pribadi di jalan raya. Pemerintah juga harus mengurangi tingkat penggunaan kendaraan bermotor dan pembuatan jalur khusus bagi kendaraan bermotor. Sistem transportasi publik harus ditanggung oleh Negara, sehingga dalam penyediaan pelayanan (service) bisa dengan harga lebih murah dan terjangkau oleh semua lapisan sosial masyarakat. Untuk langkah membangun sistem transportasi modern dan massal dimasa depan, pemerintah harus memfokuskan anggaran Dep. Perhubungan pada pembelian/pembuatan sistem transportasi seperti pembangunan BRT (bus rapid transit), MRT (mass rapid transit), atau subway (kereta bawah tanah).
Sumber pembiayaan untuk mewujudkan itu semua bisa diusahakan dari; pertama pemerintah harus berani untuk melakukan tindakan politik untuk penghapusan utang luar negeri (haircut debt), seperti yang dilakukan oleh pemerintahan Argentina dan Nigeria. Dilaporkan bahwa jumlah dari bunga (Rp 91 triliun) dan cicilan pokok (Rp 59,6 triliun ) utang yang harus dibayarkan oleh negara di tahun 2008 mencapai nilai 150-an trilyun rupiah. Kedua pemerintah bisa memacu penerimaan perusahaan pertambangan asing dengan jalan nasionalisasi atau skema bagi keuntungan yang seimbang, tidak merugikan pihak Indonesia. ketiga pemerintah memaksimalkan proses peradilan terhadap koruptor dan pengejaran hartanya untuk diserahkan kepada Negara, terutama soeharto dan kroninya. Keempat pemerintah harus berani menarik surat obligasi perbankan yang diselewengkan oleh obligor nakal. Kelima pemerintah menaikkan pajak impor kendaraan mewah dan pajak progressif bagi orang kaya